blogefariana

Anak Sulit Makan: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Posting Komentar

anak sulit makan


Kesulitan makan adalah kondisi di mana anak tidak dapat makan atau menolak jenis makanan tertentu. Hal ini merupakan masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang tua. Fenomena ini tidak hanya mengganggu pola makan anak, tetapi juga dapat berdampak serius pada pertumbuhan dan perkembangan mereka karena berkurangnya asupan nutrisi anak. Untuk menyelesaikan masalah ini tentunya orang tua perlu pengetahuan yang cukup agar bisa diatasi dengan baik. Masalah ini disebabkan oleh faktor organik yang berkaitan dengan masalah kesehatan anak, serta faktor non-organik yang meliputi aspek gizi dan psikososial. 

1. Faktor Organik

Faktor organik merupakan faktor yang berkaitan dengan kondisi fisik anak. Beberapa masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kesulitan makan antara lain:

  • Kelainan Organ Bawaan

Beberapa anak mungkin lahir dengan kelainan yang mempengaruhi kemampuan mereka untuk makan, seperti kelainan pada mulut atau saluran pencernaan.

  • Gangguan Pencernaan 

Masalah seperti sariawan, sakit gigi, atau gangguan pencernaan lainnya dapat membuat anak merasa tidak nyaman saat makan[1].

  • Kondisi Kesehatan Umum

Ketika anak mengalami sakit atau memiliki daya tahan tubuh yang rendah, nafsu makan mereka sering kali menurun. Misalnya, infeksi atau penyakit kronis dapat mengganggu pola makan anak[2]

  • Kelahiran Prematur

Temuan umum dari gejala medis bayi permatur yaitu memiliki berat badan rendah, masalah kesulitan makan di enam bulan pertama kehidupannya, sering muntah dan teratur berdampak pada kehidupan anak selanjutnya didalam pengalaman makannya. pengalaman yang tidak menyenangkan saat makan ini selama masa awal kehidupan anak diduga sebagai faktor utama yang menyebabkan kesulitan makan pada anak usia dini [3].

  • Gangguan spektrum autisme (ASD:austism spectrum disorder)  

Kesulitan makan yang terjadi pada anak-anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD) seringkali berhubungan dengan pola makan yang sangat terbatas, misalnya hanya memilih makanan tertentu. Sebuah penelitian yang mengkaji berbagai faktor yang mungkin mempengaruhi kesulitan makan ini menemukan bahwa ada beberapa hal yang sering terkait, seperti usia anak, gejala ASD, tingkat keparahan gangguan, keterampilan kognitif dan adaptif anak, serta bagaimana mereka memproses dan merespons rangsangan sensorik.

Anak-anak dengan ASD seringkali memiliki kesulitan makan yang terkait dengan masalah sensorik, misalnya sensitif terhadap rasa atau tekstur makanan. Kesulitan ini juga sering berhubungan dengan perilaku keras kepala atau menantang yang lebih kuat. Menariknya, masalah makan ini cenderung terus ada seiring bertambahnya usia anak. [4]

2. Faktor Non-Organik

Selain faktor fisik, ada juga faktor non-organik yang berperan dalam kesulitan makan anak:

  • Praktik pemberian makan

Pemberian makanan yang tidak sesuai dengan tahapan MPASI anak, seperti pemberian MPASI sebelum usia 6 bulan,  memperkenalkan makanan padat terlalu lambat, memaksa anak untuk makan, atau pola pemberian makan yang salah bisa memicu perilaku pilih-pilih makanan. Sebaliknya, menyajikan makanan segar dan makan bersama anak dapat mencegah terjadinya perilaku tersebut [5]

  • Kondisi Emosional

Stres atau kecemasan yang dialami anak, baik di rumah maupun di lingkungan sosialnya, dapat mengurangi minat mereka untuk makan. Anak-anak yang merasa tidak nyaman secara emosional mungkin lebih sulit untuk menikmati makanan,salah satu hal yang membuat akan sulit makan adalah saat orang tua memaksa anak untuk makan dengan cara yang tidak menyenangkan untuk anak rentang usia 24-36 bulan [6].

  • Lingkungan Sosial Ekonomi

Keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang beruntung mungkin tidak dapat menyediakan makanan bergizi yang bervariasi, sehingga anak menjadi bosan dengan pilihan makanan yang terbatas.

  • Preferensi Makanan dan Kebiasaan Makan

Anak-anak sering kali memiliki preferensi terhadap makanan tertentu dan cenderung menolak makanan baru. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa alasan:

a. Kebosanan dengan Menu Makanan

Anak-anak mungkin merasa bosan jika mereka terus-menerus disajikan dengan menu yang sama. Penelitian menunjukkan bahwa variasi dalam penyajian makanan dapat meningkatkan minat anak untuk mencoba makanan baru.

b. Pengaruh Media dan Iklan

Iklan makanan yang menarik perhatian anak-anak dapat mempengaruhi pilihan makanan mereka, sering kali membuat mereka lebih suka makanan cepat saji atau jajanan dibandingkan dengan makanan sehat

Kesimpulannya, kesulitan makan pada anak adalah masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor organik dan non-organik. Dengan pemahaman tentang penyebabnya dan pendekatan yang tepat, orang tua dapat membantu anak mengatasi kesulitan ini dan memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang optimal.

(1) Noviri, L. E., Maulidya, R., Fitria, N., & Abrar. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku sulit makan pada anak usia pra sekolah. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 2023.

(2) Apriani, I. (2022). Faktor yang berhubungan dengan perilaku sulit makan pada anak usia prasekolah. Mega Buana Journal of Nursing, 1(1), 22-33

(3) Douglas, J., & Bryon, M. (1996). Interview data on severe behavioural eating difficulties in young children.. Archives of Disease in Childhood, 75, 304 - 308. https://doi.org/10.1136/adc.75.4.304.

(4) Page, S., Souders, M., Kral, T., Chao, A., & Pinto-Martin, J. (2021). Correlates of Feeding Difficulties Among Children with Autism Spectrum Disorder: A Systematic Review. Journal of Autism and Developmental Disorders, 52, 255 - 274. https://doi.org/10.1007/s10803-021-04947-4.

(5) Bames, R., Saptanto, A., & Anggraheny, H. (2023). ANALYSIS OF FEEDING DIFFICULTY RISK FACTORS IN CHILDREN AGED 24-36 MONTHS. Proceedings of the International Conference of Community Health and Medical Sciences. https://doi.org/10.17501/3021677x.2023.1109.

(6) Widowati, V., Saptanto, A., & Anggraheny, H. (2023). ANALYSIS OF NUTRITIONAL AND PSYCHOLOGY FACTORS OF FEEDING DIFFICULTY IN CHILDREN AGED 24-36 MONTHS. Proceedings of the International Conference of Community Health and Medical Sciences. https://doi.org/10.17501/3021677x.2023.1108.


Related Posts

Posting Komentar